Lembang. Sejumlah 44 Ketua UPK dari
kabupaten Sumedang, Bandung dan Bandung Barat mengikuti pelatihan intensif
pencegahan korupsi. Pelatihan bertajuk Bimbingan Teknis tersebut
diselenggarakan selama empat hari antara tanggal 23 s/d 26 Februari 2014 di
Hotel Takashimaya, Lembang.
Sebelumnya, acara serupa telah
diselenggarakan di Hotel Grand Tryas Cirebon ( 16 s/d 20 2014) yang dihadiri
Ketua UPK se Kabupaten Indramayu dan Cirebon. Berselang beberapa hari kemudian,
bimtek juga dilakukan di Hotel TirtaSnita Kuningan (18 s/d 20 Februari 2014) yang
dihadiri Ketua UPK se Kabupaten Kuningan dan Majalengka.
Materi utama bimtek tersebut
adalah bagaimana ketua UPK sebagai pucuk pimpinan kelembagaan memiliki skill
and knowledge yang memadai metode pencegahan korupsi. Sebagaimana yang marak
akhir-akhir ini, tak sedikit pengurus UPK yang sebagiannya menjabat sebagai
Ketua UPK terlibat tindak pidana korupsi.
Untuk itulah, BPMPD Jawa Barat menghadirkan
materi terlatih dan kompeten dalam bimtek tersebut. Diantaranya dari Kejaksaaan
Negeri Cirebon, Kuningan dan beberapa kabupaten yang menjadi lokasi PNPM MPd.
Mereka juga dilatih teknik kepemimpinan efektif dan mitigasi korupsi yaitu
teknik pencegahan dimulai dari lingkup diri baik dari tata kelola (sistem) ataupun
norma pemikiran.
Pelatihan ini sengaja
diselenggarakan BPMPD ditengah banyaknya belitan kasus korupsi di PNPM Mandiri
Perdesaan Jawa Barat yang melibatkan pelaku salah satunya pengurus UPK seperti
dalam kasus UPK Caringin dan Kalibunder Sukabumi.
Dalam bimtek tersebut, Ketua UPK
mendapat penguatan materi bagaimana mereka mengetahui potensi atau
lubang-lubang terjadinya korupsi lebih dini sehingga bisa mencegah. Dalam
kapasitas sebagai Ketua, peran mereka sangat strategis dalam menutup lubang
tersebut. Sebagaimana menjadi komitmen bersama, PNPM Mandiri Perdesaan
merupakan bagian dari gerakan anti korupsi.
Sumber Berita: http://www.pnpm-jabar.org/berita-ketua-upk-se-jabar-dilatih-pencegahan-korupsi.html#ixzz2v0OsIKz7 Go Online